Kamis, 30 Januari 2020

Cara Ampuh Mengatasi Tenggorokan Kering Berdasarkan Penyebabnya



Cara mengatasi tenggorokan kering berdasarkan penyebabnya

1. Alergi rhinitis

Alergi rhinitis sekelompok gejala termasuk pilek, bersin, batuk, tenggorokan kering,            dan mata gatal yang terjadi akibat paparan suatu pemicu alergi. Misalnya debu atau bulu      binatang.

Gejala-gejala alergi rhinitis dapat diobati dengan:

-  Mengonsumsi obat antihistamin untuk mengobati alergi.
-  Suntikan alergi yang dilakukan oleh dokter jika dengan obat antihistamin minum tidak             membaik.
-  Mengonsumsi obat dekongestan untuk melegakan hidung tersumbat.
-  Minum teh jahe hangat untuk melegakan tenggorokan, karena jahe memiliki sifat                     antiradang.
-  Kunyah bawang putih, karena bawang putih memiliki efek antihistamin.
-  Kunyah bawang merah karena bersifat antiradang dan mengandung antioksidan.


2. Dehidrasi

Tenggorokan kering tanpa sebab yang jelas mungkin tandanya Anda kurang minum.        Tubuh yang kekurangan cairan tidak bisa memproduksi liur dalam jumlah banyak untuk          membasalah mulut dan tenggorokan.

Untuk mengatasi tenggorokan kering akibat dehidrasi, Anda cukup minum air hingga              tenggorokan terasa lebih baik. Selain itu, usahakan untuk mencukupi kebutuhan cairan          Anda agar tubuh tidak mengalami dehidrasi yang bisa membuat tenggorokan kering,              pusing, dan lemas. Jus buah, air mineral, dan juga air kelapa menjadi sumber air yang            bagus untuk melegakan tenggorokan Anda. Hindari minuman soda dan kafein karena            bisa membuat tubuh kehilangan lebih banyak air.


3. Tidur dengan mulut terbuka

Tidak banyak disadari, tidur dengan mulut terbuka juga bisa menjadi penyebab                  tenggorokan kering terutama saat bangun pagi. Pasalnya, udara malam yang cenderung        kering akan mengeringkan air liur yang biasa membasahi mulut dan tenggorokan. Tak            hanya tenggorokan yang kering, Anda juga bisa mengalami bau mulut.

Biasanya orang-orang yang tidur mendengkur dan sedang pilek rentan tidur dengan                mulut   terbuka.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan berbagar cara berikut seperti:

   - Minum obat dekongestan.
   - Minum obat yang mengandung antihistamin.
   - Menggunakan semprotan hidung kortikosteroid.

4. Pilek dan flu

Pilek dan flu  dapat membuat tenggorokan Anda terasa kering dan gatal. Selain itu,            Anda juga biasanya mengalami serangkaian gejala khas seperti demam ringan, batuk,            bersin-bersin, dan juga pegal-pegal.

Untuk mengatasi tenggorokan kering akibat pilek dan flu, Anda bisa menggunakan cara-        cara berikut seperti:
 1. Min banyak air agar tubuh tetap terhidrasi.
 2. Istirahat yang cukup.
 3. Berkumur dengan air hangat atau air garam.
 4. Minum obat dekongestan.
 5. Menghirup uap hangat yang dapat membantu meredakan hidung tersumbat dan sakit            tenggorokan.
 6. Mengompres dahi dan hidung dengan air hangat.
 7. Min air hangat.


5. GERD
       
 GERD menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Salah satu gejala GERD             ialah tenggorokan kering dan gatal, batuk kering, sulit menelan, rasa panas dan terbakar         di dada, hingga suara yang serak.

 Untuk mengatasi tenggorokan kering akibat GERD, Anda perlu mengobati GERD itu                 sendiri dengan cara:

 1. Mengonsum antasida untuk menetralisir asam lambung.
 2. Mengonsumsi H2 inhibitor seperti cimetidine (Tagamet HB), famotidine (Pepcid AC),         3. ranitidine (Zantac) untuk mengurangi produksi asam lambung.
 4. Meninggik kepala dengan bantal saat tidur untuk mencegah asam mengalir ke                        kerongkongan dan tenggorokan.
 5. Tidak makan-makanan yang memicu rasa panas pada perut seperti makanan pedas,              yang mengandung kafein, mint, dan bawang putih.
 6. Mengenak pakaian yang longgar untuk mencegah perut tertekan yang dapat                            menaikkan asam lambung mengalir ke kerongkongan.
 7. Berikan  jeda 1-2 jam setelah makan jika ingin tidur.


6. Radang tenggorokan (faringitis)

 Radang tenggorokan (faringitis) adalah infeksi tenggorokan yang disebabkan oleh            virus atau bakteri. Biasanya tenggorokan tak hanya terasa sakit tetapi juga kering. Selain      itu juga disertai gejala demam, batuk dan rasa sulit menelan.

Untuk mengatasi tenggorokan kering akibat radang tenggorokan Anda bisa                              melakukannya dengan cara:
 1. Minum antibiotik dari dokter untuk membunuh bakteri.
 2. Berkumur dengan air hangat atau air garam.
 3. Minum obat pereda rasa sakit yang dijual bebas seperti ibuprofen atau paracetamol.
 4. Mengonsum permen pelega tenggorokan (lozenge).


7. Radang amandel
   
 Radang amandel bisa disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Selain bikin               demam dan sulit menelan, radang amandel juga bisa membuat tenggorokan terasa kering     serta gatal.

 Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba berbagai cara seperti:

 1. Minum banyak cairan. Minuman hangat seperti teh atau kuah sup dapat membantu                melegakan tenggorokan.
 2. Berkum dengan air hangat dan air garam beberapa kali dalam sehari.
 3. Minum obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran sepertiibuprofen atau                            paracetamol.
 4. Beristirahat hingga Anda merasa lebih baik.
 5. Mengons permen pelega tenggorokan (lozenge).


8. Mononukleosis

Mononukleosis adalah infeksi virus yang menyebar lewat air liur. Salah satu gejala              khas dari penyakit ini ialah tenggorokan gatal dan terasa kering. Berikut berbagai cara            untuk mengatasi mononukelosis, yaitu:
   
1. Istirahat yang cukup.
2. Meminum obat pereda nyeri yang dijual bebas di pasaran seperti acetaminophen                    (Tylenol) atau ibuprofen (Advil) untuk menurunkan demam dan meredakan sakit                     tenggorokan
3. Mengisap permen pelega tenggorokan (lozenge) dan berkumur dengan air garam atau           air hangat
4. bilaAnda mengalami gejala tenggorokan kering selama 1-2 minggu, dan tidak                          membaik  dengan pengobatan di rumah dan mengubah gaya hidup, maka Anda perlu              memeriksakan diri Anda ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Sekian terima kasih 🤗

24 komentar:

  1. Makasih kakak. Sngt bermanfaat kak

    BalasHapus
  2. Tulisannya sangat bermanfaat,bisa menambah pengetahuan👍

    BalasHapus

Tugas akhir video